• Jl. Kuin Kecil Rt 01
INFO
  • Selamat Datang di Website "Desa Kuin Kecil"

Desa Kuin Kecil Kecamatan Aluh-aluh Kabupaten Banjar

17 November 2020 Administrator Berita Desa Dibaca 313 Kali

Desa Kuin Kecil

Kecamatan Aluh-aluh Kabupaten Banjar

Dalam pelaksanaan kegiatan pendidikan di desa kuin kecil team
pendidikan menemukan sebuah fakta bahwa di dalam masyarakat yang
memiliki kebiasaan
mengkonsumsi air
sungai masih terdapat
warga yang memiliki
kesadaran pentingnya
kualitas air yang
mereka konsumsi.
Seperti pada saat
team pendidikan melakukan sebuah penyuluhan/pertemuan dengan warga
pengguna PAH, salah satu peserta yang bernama Bapak Misran dengan
cermat mendengarkan apa yang disampaikan dan memberikan beberapa
pendapat bahwa mengkonsumsi air hujan itu lebih baik dari pada air
sungai karena kualitas air sungai sangat tidak layak terlihat dari air yang
berwarna keruh dan kadang berwarna hijau, selain berwarna air sungai di
sekitar mereka juga berasa asin dan payau.
Kesadaran seperti ini lah yang diharapkan oleh team pendidikan ada
disetiap masyarakat desa agar mereka bisa memperhatikan kualitas air
yang mereka konsumsi sehari-hari.

Ketika team pendidikan melakukan kunjungan kembali ke rumah
ketua RT 02, beliau mengetahui air PAH di tempat sudah diambil sample
beliau sangat menyayangkan karena beliau akan mengalami kekalahan
dalam hasil uji laboratorium air PAH sebab air PAH belum beliau kuras.
Sedangkan PAH Bapak Misran
sudah dikuras terlebih dahulu
sebelum diambil sample. Bapak
ketua RT pun sudah membeli
kawat dengan uang pribadi
untuk dipasang disepanjang
talang agar tikus tidak bisa
masuk ke dalam tandon dan hal
serupa juga dilakukan oleh
Bapak Misran. Bapak
Misranpun sudah melakukan
pengurasan PAH secara mandiri dengan pengetahuan yang beliau dapat
saat kegiatan seminar kesadaran dan meletakkan daun rumbia kering
disekitar PAH agar meminimalisir sinar matahari mengenai PAH sebelum
beliau membuatkan atap PAH. Di lingkungan titik PAH RT 02 sangat
terlihat hal positif yang terjadi pada diri mereka, dengan adanya rasa
keinginan merawat sarana PAH seakan-akan ada perlombaan hasil uji
laboratorium terbaik, PAH yang cepat terisi oleh air hujan dan
penggunaan yang tepat.
Pelaksanaan Kegiatan seminar kesadaran di RT 03 merupakan salah
satu kegiatan yang membuktikan bahwa bukan Team Pendidikan yang
membutuhkan adanya kegiatan tersebut, akan tetapi mereka lah yang
lebih membutuhkan. Sehingga mereka memiliki inisiatif terhadap kapan
pelaksanaan kegiatan dan membuat giliran menjadi tuan rumah dari

kegiatan tersebut. Karena mereka menyadari bahwa pertemuan seminar
kesadaran itu merupakan kebutuhan mereka dalam hal pengetahuan.

KUALITAS AIR SUNGAI

Pengambilan sampel air sungai di desa Kuin Kecil ada 2 (dua) lokasi
dengan tanggal pengambilan yang sama yaitu 29 Agustus 2017 .
Hasil uji laboratoruim lokasi I, menunjukkan hasil coliform sebanyak
5400 MPN/100mL , E.coli 5400 MPN/100 mL dan pH 7,56. Sedangkan
hasil uji laboratoruim lokasi II menunjukkan hasil coliform sebanyak
7000 MPN/100mL , E.coli 7000 MPN/100 mL dan pH 7,44.
Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa air sungai di desa
tersebut sangat tercemar oleh bakteri coliform dan E.coli sehingga tidak
layak dikonsumsi oleh masyarakat. Untuk hasil uji laboratoruim lebih
detail bisa dilihat dibawah ini.

Desa Kuin Kecil

Kecamatan Aluh-aluh Kabupaten Banjar

Desa Kuin Kecil merupakan sebuah desa yang mayoritas
penduduknya bertempat tinggal dipinggiran sungai dan hal tersebut
mempengaruhi sumber air untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari
terutama untuk keperluan konsumsi. Sebagian masyarakat ada yang
masih menggunakan air sungai dan sebagian lagi membeli air PDAM
sebagai air konsumsi mereka. Meskipun ada sebagian kecil warga yang
pernah menggunakan air hujan itupun pilihan terakhir mereka jika tidak
ada air sungai maupun PDAM.
Disinilah tugas team pendidikan untuk memberi pengetahuan kepada
masyarakat khususnya warga penerima PAH dari Yayasan Kaganangan
Banua bahwa air sungai sekarang sudah tidak layak konsumsi,
meyakinkan mereka tentang air hujan, bagaimana penggunaan maupun
pengurasan dari PAH itu sendiri. Semuanya terangkum dalam kegiatan
pendidikan yang dilaksanakan dalam bentuk seminar kesadaran dengan
sasaran 3 (tiga) RT yaitu RT 02, 03 dan 05.

Seminar kesadaran yang dilaksanakan berjumlah 4 (empat) kali
pertemuan. Pertemuan pertama dilakukan mengikuti acara yasinan
disetiap RT dan 3 (tiga) kali pertemuan selanjutnya dilakukan dengan
sasaran keluarga pengguna PAH.
Berdasarkan absensi kehadiran penyuluhan yang dilaksanakan di desa
Kuin Kecil ada 73 orang yang sudah terjangkau oleh tim pendidikan.
Berikut dokumentasi kegiatan pendidikan di desa Kuin Kecil :
1. Koordinasi dengan aparat desa

2. Penyuluhan di RT 02

3. Penyuluhan di RT 03

4. Penyuluhan di RT 05

PENDAMPINGAN PENDIDIKAN

Sama seperti desa-desa yang lain pendampingan juga dilakukan di
desa Kuin Kecil dengan melakukan pendekatan kepada masyarakat yang
menggunakan air hujan dengan memberikan sebuah Map yang berisi
materi dan informasi-informasi yang dibutuhkan oleh warga pengguna.
Diharapkan dengan adanya pendampingan yang berkelanjutan dapat
mengubah pola pikir warga tentang mengkonsumsi air hujan secara
langsung. Selain mengubah pola pikir warga pendampingan juga
ditujukan agar warga pengguna dapat mempromosikan kepada warga
yang lain sehingga mereka tertarik dan mempunyai keinginan mencontoh
PAH yang sudah di bangun oleh yayasan.

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun)
Formulir Komentar (Komentar baru terbit setelah disetujui Admin)
CAPTCHA Image
Isikan kode di gambar